Blogger templates

WELCOME TO ULI BLOG

Jumat, 26 Februari 2010

XL GPRS setting

akhirnya aku bisa cooyy...

cpe banget otak atik ponsel nie akhirnya ketemu juga neh...
cara seting gprs iphone mini aku..heeehee..
walaupun masih coba-coba lah....
ea mbok ada yang mau tau gitu....
tapi akhinya bisa juga nie mau tau caranya :

GPRS setting on mobile phone to XL users

Connection Name : XL-GPRS
Data Bearer : GPRS
Access Point Name : www.xlgprs.net
Username : xlgprs
password : proxl
IP address : 202.152.240.050
homepage : wap.xl.co.id
Connection security : off
session mode : permanent

others setting are default, don't change it!

If you want for setting your handset quickly, and you feel difficult to set it, you should try this way. OTA ( Over The Air) setting is a quick methode for setting GPRS or MMS for your handset. Just Type a sms: GPRS (space) Handset Brand (space) Handset Type and send to 9667.
 
Silakan di coba ya teman-teman semoga berhasil dweh...

amiieen........

Rabu, 24 Februari 2010

Setting koneksi internet speedy dengan modem D-LINK

Ya walaupun ilmu ini udah ketinggalan, tapi apa salahnya kalau saya bagi²kan lagi sapa tahu ada diantara kalian yang masi kurang paham CARA SETING KONEKSI INTERNET DENGAN SPEEDY (Modem D-Link).Untuk dapat konek ke internet dengan speedy anda harus mempunyai line telepon rumah, modem ADSL, Lan Card untuk komputer anda, kabel lan (biasanya sudah ada bawaan modem ADSL) dan mendaftar ke kantor Telkom.
Secara garis besar ada 2 tahapan dalam menyeting internet speedy yaitu seting modem ADSL dan seting koneksi internet.

Pertama-tama kita harus menyambungkan dulu computer kita dengan modem ADSL dengan menggunakan kabel LAN/Jaringan. Untuk kabel LAN bawaan dari modem ADSL biasanya jenisnya kabel STRAIGHT (Lurus) sedangkan kalau kita menghubungkan langsung modem ADSL ke computer (tidak pakai HUB) kita harus memakai kabel yang berjenis CROSS (Silang), anda bisa ke toko computer untuk dibuatkan kabel yang CROSS. Biasanya modem ADSL memakai settingan berbasis web artinya kita harus menyeting modem ADSL dengan program browser misalnya Internet Explorer, Untuk itu kita harus tau dulu IP Address / Alamat dari modem tersebut. Secara default/standar IP Address modem ADSL adalah 192.168.1.1 atau coba baca pada buku manual modem ADSL untuk mencari IP Addressnya. Setelah itu buka program browser (internet explorer) dan pada address ketikkan IP Address dari modem ADSL tersebut

Jika IP Address tersebut benar dan nyambung maka akan muncul kotak Login untuk dapat masuk ke Setting modem ADSL, biasanya username = admin password = admin (huruf kecil semua) itu adalah login default bawaan dari modem ADSL atau baca pada buku manual.

Setelah kita berhasil masuk maka akan muncul tampilan awal dari modem anda, disini saya memakai modem D-Link DSL-520T jadi tampilan disini bisa beda-beda tergantung dari modem yang anda pakai tapi pada dasarnya yang di setting adalah sama


Untuk mempermudah kita bisa pakai wizard, pada dasarnya yang harus diseting adalah Type Koneksi, VPI dan VCI
Dimana : Type = Bridge / Bridge Mode (untuk time/volume base) & PPPoE (Untuk Unlimited)
VPI = 8 (Jawa Tengah)
VCI = 81 (Jawa Tengah)

Klik Restart atau Save tergantung dari modem anda.
Sampai sejauh ini modem sudah siap dipakai untuk internetan.
Pada awal tadi disebutkan bahwa IP Address modem anda biasanya adalah 192.168.1.1 ini adalah IP Address standar bawaan dari pabrik. Untuk merubah IP Address anda tinggal cari menu LAN lalu ganti IP address yang ada dengan yang baru lalu di simpan atau di Apply.

Selain menu LAN ada juga menu DHCP, DHCP server adalah program yang akan memberikan IP Address secara otomatis kepada lan card di computer kita jika dia terhubung dengan modem tersebut dan pada setingan IP Address di seting Automatic.

Ending IP Address adalah sampai berapa pemberian IP Addressnya, jadi pada gambar diatas DHCP diaktifkan dan dia akan memberikan IP Address mulai dari 192.168.222.2 sampai dengan 192.168.222.254
CARA SETTING KONEKSI INTERNET SPEEDY

Setelah modem siap dipakai sekarang tinggal membuat koneksi ke internet untuk anda yang memakai paket time base / volume base sedangkan untuk yang unlimited tidak usah membuat koneksi karena secara otomatis computer anda sudah terhubung terus dengan internet.
Klik pada Control Panel – Network Connection
Pilih Create New Connection lalu klik Next
Pilih Connect to the Internet
Pilih Set Up My connection manually
Muncul 3 pilihan pilih yang tengah

Lalu isikan username dan password anda yang anda peroleh setelah mendaftar ke Telkom.
Centang pada kotak Add a shortcup to this connection…. Kalau anda mau koneksi ini dimunculkan di desktop anda.
Klik Finish
Anda sudah siap berinternet, tinggal double klik pada koneksi anda lalu klik connect dan tunggu hingga tersambung.
Yang perlu diingat bahwa pasanglah alat splitter (bawaan modem ADSL) sebelum dicabang ke telepon atau ke PABX agar suara pada telepon bisa tetap jernih tidak kemrosok
Line Telepon

Untuk paket yang unlimitted (pake type yang PPoE) kalau kita pake type PP0E begitu menyala modem akan langsung konek ke SPEEDY tanpa pake dial-up. Jadi tidak perlu membuat koneksi internet tinggal pada setting IP Address lan card pada gateway isikan dengan ip address dari modem ADSL kita. Jika kita memakai type ini kita bisa mengarahkan komputer pada jaringan kita gatewaynya ke modem adsl langsung bukan ke PC yang mendial ke SPEEDY karena modem sudah terkonek ke SPEEDY

Kamis, 11 Februari 2010

PERAWATAN BAGIAN DALAM DAN LUAR KOMPUTER


Agar PC dapat digunakan lebih maksimal kita harus melakukan perawatan komputer, baik itu pada bagian dalam maupun pada bagian luar.
Perawatan Bagian Dalam Komputer

A. Masalah yang timbul pada bagian dalam komputer

Dalam bekerja sehari-hari bersama komputer, kadang dengan berbagai sebab komputer mengalami kelambatan atau bahkan kerusakan pada system komputer sehingga sangat mengganggu kinerja komputer itu sendiri maupun karyawan atau pengguna komputer. Bila komputer mengalami kelambatan system kerja ada beberapa penyebab yang perlu diwaspadai antara lain:

A.1. PC anda terinfeksi virus.

Virus dapat menyebabkan PC lamban, hang, dan bahkan tak mau diperintah. Ada saja PC yang tiba-tiba restart sendiri, atau bahkan ada yang shutdown tanpa permisi.

A.2. Hardisk anda terkena bad sector

Sektor dalam keadaan rusak. Biasanya merupakan suatu tanda yang menyatakan bahwa ada bagian tertentu dari fisik harddisk atau media untuk menyimpan data yang mengalami kerusakan sehingga tidak digunakan lagi. Tanda bad sector biasanya dibuat pada saat memformat harddisk dan oleh program diagnosa (seperti Norton Disk Doctor dan Scandisk).
Kondisi dimana platter harddisk aus. Pada kondisi ini harddisk memang sudah tidak dapat digunakan. Semakin lama harddisk semakin rusak dan tidak berguna lagi untuk dipakai sebagai media storage.
Kondisi platter yang aus tetapi belum mencapai kondisi kritis. Kondisi ini dapat dikatakan cukup stabil untuk harddisk. Kemungkinan harddisk masih dapat diperbaiki karena platter masih mungkin dilow level.
Kondisi platter yang aus, baik kondisi yang parah atau ringan tetapi kerusakan terdapat di cluster 0 (lokasi dimana informasi partisi harddisk disimpan). Kondisi ini tidak memungkinkan harddisk diperbaiki.

A.3. Terlalu banyak program yang memakan memory

Jangan terlalu banyak program yang dijalankan pada saat computer mulai bekerja. Program ini dapat dilihat pada status bar dikanan bawan layer dan program-program ini menggunakan memori dan Windows Resources (Windows internal workspace). Jalankan hanya program yang digunakan
A.4. Terlalu Banyak Menimbun data sampah
Yang dimaksud file-file sampah adalah: file pada Recycle Bin, cookies, histroy IE, file bak, file temporary, dll).
Ketika menghapus file yang tidak digunakan, tidak secara otomatis file tersebut akan terhapus dari hardisk. Sebenarnya masih tersimpan dalam folder Recycle Bin, dan jika kita ingin mengambil file tersebut masih bisa.

A.5. Banyak aplikasi yang terbaca ketika Start Up

Beberapa software ketika pertama kali diinstal menyediakan pilihan yaitu: ikon ditambahkan pada Desktop dan ikon ditambahkan pada Taskbar Quick Launch. Sebaiknya tidak perlu meletakkn ikon program tersebut dalam taskbar karena menjadi beban sistem komputer karena harus menyediakan memori tersendiri.
Hal ini akan memperlambat kerja komputer

A.6. Manajemen Sistem tidak teratur

File-file perlu ditempatkan sebagaimana mestinya agar ruang kosong tidak berantakan. Jika ruang penempatan file berantakan bisa mengakibatkan kerja komputer lambat.

A.7. Proses Shutdown tidak sesuai perosedur

Komputer yang sangat lambat bekerja membuat kita kesal dibuatnya, makin hari kian lambat saja. Kadang-kadang komputer langsung hang secara mendadak ketika sedang asyik bekerja. Kita akan mematikan komputer tersebut dengan cara menekan tombol Restart atau Booting. Hal ini dikerenakan kita tidak bisa mematikan komputer melalui proses Shutdown karena semua tombol keyboard tidak berfungsi.
Apabila sering mematikan komputer melalui tombol Booting, lama-lama bisa mengakibatkan sistem operasi tidak berjalan normal dan hardsik akan mengalami kerusakan (bad sector). Hal ini akan memperparah keadaan karena file-file sistem yang ada pada bad sector tidak dapat terbaca, sehingga komputer sering mengalami mati mendadak (hang).dll


B. Langkah-Langkah Perawatan Komputer Bagian Dalam

Ada beberapa langkah dalam melakukan perawatan komputer pada bagian dalam agar kinerja komputer tetap maksimal

Langkah I : Menjalankan hard disk scan

Seyogyanya kita menjalankan hard disk scan tersebut setidaknya tiap bulan. Jika komputer kita mengalami masalah (crash atau hang) dan tiba-tiba mati tanpa melalui prosedur yang seharusnya, jalankan segera disk scan begitu reboot.
Langkah II: Menyimpan dengan perencanaan
Kita punya segudang alasan mengapa mesti mengatur simpanan file di dalam hard disk. Pertama, itu memudahkan proses “cuci gudang” — penghapusan file-file yang sudah tak berguna lagi. Kedua, menyimpan data secara teratur dan terkategori sesuai folder masing-masing akan mengurangi risiko kita menghapus program atau data penting. Dan yang lebih penting, hard drive yang tertata baik lebih mudah dan lebih cepat di-back-up. Buatlah folder bagi tiap program dan isilah hanya dengan data yang sesuai. Atau, buatlah folder untuk setiap anggota keluarga. Dengan memberinya nama file dan folder akan membantu kita untuk mengingatnya — bahkan jika suatu saat kita telah lupa mengapa membuatnya — dan menghapus data yang sudah tak dipakai.

Langkah III: Buatlah ‘back up’ data

Membuat back up juga berarti mengopi, sehingga jika suatu saat data aslinya rusak atau hilang, Anda masih bisa memakai duplikatnya. kita dapat mem-back up hard disk ke dalam disket atau hard drive tambahan (removable).
Seberapa sering kita perlu membuat back up tergantung pada sepenting apa waktu kita. Kalau kita sedang mengerjakan file-file penting, simpanlah ke dalam disket dan hard disk. Jika kita menjalankan bisnis rumah tangga, kita mesti menginvestasikan tape back up drive dan lakukan back up setiap hari.
Back up-lah data ke dalam folder data seminggu sekali dan buatlah secara lengkap enam bulan sekali.

Langkah IV: Menyisakan sedikit ruang harddisk

Sediakan minimal 100 MB dari C: drive atau drive sistem free (Windows). JIka anda gunakan Windows Me atau Windows XP maka sediakan 200 MB. Jika tidak cukup tempat untuk area kerja Windows maka akan memaksa windows untuk melakukan dumping data ke harddisk anda dan akan menyebabkan komputer bekerja sangat lambat.

Langkah IV: Jauhkan virus

Serangan virus selalu mengintip setiap saat, terutama bila kita sering bermain Internet. Untuk mencegah menularnya virus, gunakan program-program antivirus yang banyak beredar. Lakukan pemeriksaan virus sesering mungkin guna mencegah meluasnya infeksi.

Langkah V: Jangan ubah program

Sekali kita memasukkan satu program ke dalam sistem Windows, jangan ubah nama (rename) direktori programnya atau memindahkan file-nya ke tempat lain. Kalau tidak, komputer kita akan kehilangan jejak untuk menelusurinya.
Kita dapat menempatkan data — yang kita buat dengan aplikasi — di mana saja. Jika kita harus mengubah tempat suatu aplikasi, gunakah Add/Remove Programs di Control Panel.


Langkah VI: Aktifkan Screen saver
Selain bersifat estetis, screensaver mempunyai fungsi lain yg penting. Monitor CRT juga televisi menggunakan fosfor untuk menampilkan gambar. Kalau monitor menampilkan gambar yg sama untuk beberapa saat maka ada fosfor yang menyala terus menerus. Hal ini dapat mengakibatkan monitor bermasalah yaitu gambar menjadi redup/kurang jelas. Lain halnya jika monitor Anda adalah LCD, LED yg sudah dilengkapi dengan energy saving, maka screensaver tidak terlalu dibutuhkan lagi

Langkah VII : Matikan komputer sesuai prosedur

Windows Xp, Windows 9x, Windows 3.1 dan Mac OS menyediakan metode standar untuk mematikan komputer: disebut shut down menu. Gunakan metode tersebut untuk menghindarkan komputer dari konflik listrik. Jangan pernah mematikan komputer dengan menekan tombol power sebelum OS/Windows benar-benar telah mati dan harddisk sudah tidak bekerja ( lampu indikator harddisk sudah tidak berkedip).Mematikan komputer dengan menggunakan tombol power tanpa menunggu OS berhenti akan menyebabkan kehilangan data atau file-file sistem Windows, lakukan hanya bila terpaksa. Lebih parah lagi jika kerusakan yang muncul adalah kerusakan fisik harddisk akibat head mengenai permukaan harddisk.Jika mungkin, lakukan reboot komputer dengan menekan Ctrl + Alt + Delete secara bersamaan dan lakukan sekali lagi untuk reboot.
Perawatan Bagian Luar

A. Penyebab Kerusakan bagian luar komputer

faktor eksternal yang dapat menghambat sistem kerja komputer diantaranya:
1. Lingkungan yang berdebu
Debu yang menempel pada komponen komputer dapat mengakibatkan sistem kerja komputer akan terhambat.
2. Tegangan listrik yang tidak stabil
Ada kalanya tegangan listrik yang ada di rumah kita tidak berjalan stabil alias naik turun. Hal tersebut bisa ditimbulkan oleh penggunaan listrik yang bersama-sama. Misal: menghidupkan televisi, mesin air, lemari es (kulkas), dan komputer secara bersama-sama. Suatu saat mematikan mesin air yang tidak digunakan. Nah, jika kondisinya seperti itu tegangan akan mengalami perubahan naik-turun dan inilah faktor penyebab komputer dan monitor menjadi rusak.
3. suhu cpu pun perlu diperhatikan
Suhu cpu pun harus diperhatikan, karena dapat menghambat proses kerja dan dapat memperpendek usia cpu

B. Teknik Perawatan Bagian Luar

Langkah Pertama, bersihkan PC dari debu. Aktivitas ini memang terkesan sepele sekali.
Jangan lupa, sebagai negara beriklim tropis dengan tingkat kelembapan tinggi, cuaca di Indonesia sangat mengundang debu.
Gunakan kain lembut untuk mengelap peranti PC. Pada celah kecil yang sulit dicapai, pakailah cotton bud. Noda yang agak sulit dihilangkan seperti akibat tumpahan kopi pada keyboard, bisa coba dihilangkan dengan tisu lembap yang tidak terlalu basah.

Langkah Kedua, “bongkar” semua yang tersembunyi dari keyboard. Celah tidak beda dengan sofa. Keduanya sama-sama menyimpan segudang benda dan kotoran. Kalau dibongkar maka di balik sebuah keyboard tersembunyi begitu banyak jenis noda kotoran yang luar biasa. Kian tebal kotoran di balik celahnya, kian sulit tombol difungsikan.

Langkah Ketiga, sayangilah monitor Anda. Agar pandangan ke layar monitor bisa optimal, bersihkan layar dengan teliti, bukan asal bebas debu dengan bulu ayam atau kain kering. Lepaskan semua kabel yang melekat di monitor. Lap dengan teliti dan perlahan sampai debu terkecil hingga cetakan sidik jari hilang dari permukaannya.

Langkah Keempat, jangan lupakan mouse. Bagian bawah mouse yakni roller ball perlu mendapat perhatian ekstra. Roller ball yang kotor dapat mempersulit gerakan mouse dan berimbas pada kursor.

Langkah Kelima, untuk menjaga tegangan listrik agar stabil sebaiknya menggunakan UPS/stabilizer agar ketika listrik mati secara mendadak masih ada aliran listrik dan dapat melakukan shutdown sesuai prosedur.

Langkah Keenam, untuk menjaga suhu komputer diperlukan pendingin pada komputer tersebut, Tempatkan monitor maupun CPU sedemikian rupa sehingga ventilasi udara dari dan ke monitor atau CPU cukup lancar. Ventilasi yg kurang baik akan menyebabkan panas berlebihan sehingga komponen/rangkaian elektronik di dalamnya akan menjadi cepat panas sehingga dapat memperpendek umur komponen tsb. Oleh karena itu usahakan jarak antara monitor atau CPU dengan dinding minimal 30 cm. Kalau perlu pasang kipas angin di dalam ruangan.

Langkah Ketujuh, jangan melupakan printer. Sesekali bukalah semua peranti printer agar udara segar masuk ke dalamnya dan kelembapan bisa ditekan. Untuk membersihkan bagian luar printer, gunakan kain lembap.

Rabu, 10 Februari 2010

MEMBUAT ISP LOCAL/INTRANET

ISP (Internet Service Provider) merupakan suatu perusahaan yang memberikan layanan dalam pelayanan internet.. dengan adanya ISP,, koneksi kita diatur sedemikian rupa agar kita dapat terkoneksi ke Internet.

Dengan berkembangnya sarana informasi atau telekomunikasi yang sangat menunjang berbagai aspek di masyarakat serta demi kemajuan bangsa untuk tidak terbelakang dari Negara lain serta untuk memperluas jaringan komunikasi antara daerah maka perlu diberdayakan jaringan INTERNET.Dengan ISP yang menjadi penyedia layanan atau ISP (Internet Service Provider) yang mampu mengembangkan dari segi kualitas dan pelayanan dengan SDM yang professional di bidangnya.

Dengan adanya INTERNET di masyarakat baik itu secara Personal Internet (Home Internet),Office Internet maupun Warnet maka akan semakin mudahnya masyarakat untuk melakukan komunikasi dan mencari informasi di layanan Internet itu.Maka dari itu,ISP sebagai penyedia layanan Internet siap memberikan layanan dengan maksimal kepada client. Tanpa adanya ISP yang mengatur koneksi ke Internet, maka kita akan kesulitan untuk berkomunikasi di dunia maya.. berikut ini merupakan langkah-langkah pembuatan proposal usaha “Membangun ISP”:

1.Penggunaan Dan Sumber bahan baku

Penggunaan dan sumber bahan baku yang digunakan dalam proses produksi ISP ini antara lain sebagai berikut ini:


 

4 Komputer Server Sebagai sebuah server yang menyediakan berbagai layanan yang dapat diakses oleh computer client seperti layanan DHCP,Web Server,Domain Controled dan berbagai layanan lain.
6 Cisco Router sebagai alat yang dapat menghubungkan 2 segmentasi yang berbeda dalam jaringan computer
12 Cisco Switch sebagai alat yang mentransmisikan beberapa simpul yang akan memudahkan dalam koneksi jaringan ISP yang akan dibuat
24 Komputer Operator yang berfungsi sebagai alat yang akan digunakan untuk memonitoring traffic data dan meng-control akses client agar client dapat dengan mudah mengakses berbagai layanan.
5 Wireless Smart Bridge yang berfungsi sebagai media transmisi jaringan tanpa kabel antara base station yang akan memudahkan client maupun operator dan memberikan efisiensi tempat karena dengan menggunakan wireless,jarak yang ditempuh dapat lebih jauh jangkauan jaringannya daripada menggunakan kabel UTP biasa .
4 Tower yang berfungsi sebagai sarana pendukung sinyal
Kabel Fiber Optic sebagai penghubung media jaringan dengan menggunakan kabel serat optic yang dapat berjarak 75 Km
Kabel UTP + RJ45 sebagai kabel jaringan yang berjarak pendek
50 Computer pendukung dengan detail sebagai berikut:
ü P4 Dual Core

ü Memory 1 Gb

ü HD 120 Gb Sata

Software Client Server sebagai system operasi dan software aplikasi yang berfungsi sebagai fondasi dasar dari jaringan ISP yang kita buat
Pendukung Jaringan(Crimping,Tester dll) yang berfungsi mempermudah pekerjaan teknisi jaringan dalam membangun ISP
2.Proses Produksi dan Peralatan yang digunakan

Tempatkan router,Server dan Wireless seperti gambar:



Buatlah Jalur Jaringan dengan menggunakan berbagai media transmisi seperti dengan menggunakan Wireless,Kabel UTP,Serial,dan Fiber Optic
Lakukan Installasi semua peralatan Jaringan,mulai dari Router,Komputer,Server dll sehingga semua peralatan dapat saling berkomunikasi
Koneksikan ISP ke Internet melalui Gateway
Tempatkan beberapa Client yang telah terdaftar untuk dapat menikmati beberapa fasilitas yang diberikan
Buatlah beberapa macam layanan yang disediakan Server seperti layanan Mail,Web,DHCP dan lain-lain sesuai dengan kebutuhan client.
ISP telah dapat digunakan

Senin, 08 Februari 2010

MENDESAIN SISTEM KEAMANAN JARINGAN

Tujuan Pembelajaran
1.Siswa dapat menjelasan tentang deskripsi kebutuhan yang diperlukan dalam melakukan perancangan pengendalian sistem keamanan jaringan
2.Siswa dapat mengidentifikasikan pengendalian yang diperlukan dalam sistem keamanan jaringan dan lebih mengenal perangkat keamanan jaringan
3.Siswa lebih mengenal penyebab dan masalah yang terjadi pada sistem keamanan jaringan, sehingga diharapkan mampu mengatasinya
4.Siswa dapat mengontrol, menyelesaikan, dan memelihara keamanan jaringan
5.Siswa dapat melakukan perancangan keamanan jaringan pada suatu sistem jaringan komputer.


MATERI PEMBELAJARAN

Unsur-unsur kebutuhan yang diperlukan dalam melakukan perancangan pengendalian sistem keamanan jaringan, terdiri atas :

Batasan Bisnis
Hal-hal yang menjadi batasan bisnis dalam pendesainan sistem keamanan jaringan adalah sebagai berikut:
Kondisi sistem keamanan jaringan yang sedang berjalan saat ini disuatu kantor/instansi yang terkait, sehingga perancang sistem keamanan diperlukan untuk membuat dokumentasi sistem keamanan jaringan tersebut.
Suatu kantor/instansi yang terkait memiliki rencana untuk mengembangkan dan meningkatkan sistem jaringan yang sedang berjalan, sehingga pengembang diminta untuk melakukan perancangan sistem keamanan jaringan. Dengan demikian dokumen desain tersebut dapat digunakan sebagai referensi untuk pengembangan dan peningkatan jaringan pada masa yang akan datang.
Biaya dan Sumber Daya
Biaya dalam perancangan sistem keamanan jaringan dapat dianggarkan. Dana dapat disediakan oleh suatu instansi yang terkait apabila ada proposal yang benar dan tepat.
Sumber daya yang dibutuhkan dalam perancangan sistem keamanan jaringan diperlukan kesiapan dan ketersediaan dalam bidang berikut ini:
Hardware : fasilitas perangkat keras yang diperlukan dalam sistem keamanan jaringan
Software : fasilitas perangkat lunak yang diperlukan untuk diinstal pada perangkat jaringan
Brainware : Sumber daya manusia yang akan mengoperasikan dan menggunakan sistem keamanan jaringan
Kebijakan Manajemen
Access Right
Pembagian hak akses yang ada sesuai dengan kebijakan dari pihak manajemen suatu instansi terkait adalah sebagai berikut:
Administrator : Bertanggung jawab penuh terhadap sistem jaringan serta memiliki full access untuk semua service yang ada pada sistem jaringan. Administrator juga memiliki akses untuk menambah atau mengurangi service dan account pada jaringan.
Pengguna : Memiliki hak akses ke setiap komputer masing-masing dan ke service yang ada di jaringan sesuai dengan yang telah ditentukan oleh administrator.
Email
Setiap pegawai yang ada di suatu instansi tersebut memiliki account untuk menggunakan layanan email yang tersedia di server LAN instansi tersebut. Yang berhak untuk menambah atau mengurangi account baru untuk penggunaan email adalah administrator. Sedangkan pengguna lainnya hanya boleh login menggunakan layanan email dengan menggunakan account yang telah diberikan. Namun meskipun administrator memiliki full access untuk semua services yang ada pada jaringan tersebut, administrator tidak berhak untuk menyalahgunakan account dari masing-masing pengguna untuk menggunakan layanan email.
File Server
File server yang disediakan di server dapat digunakan setiap pengguna jaringan yang ada di suatu instansi terkait. Setiap pengguna yang ingin memasuki file server harus menggunakan account masing-masing pengguna. Sementara file yang dapat disimpan pada file server merupakan file yang penting dan berguna serta yang digunakan untuk bekerja. Pada file server juga tersedia file yang dapat digunakan bersama dan untuk menggunakan folder ini telah disediakan account bersama. Sedangkan file pribadi hendaknya disimpan di komputer masing-masing pengguna. Hal ini dilakukan supaya penggunaan file server lebih efisien .
Akses Internet
Setiap pengguna komputer yang ada di suatu kantor/instansi yang terkait memiliki hak akses untuk terhubung ke internet. Komputer yang ada di setiap ruangan juga sudah diset agar dapat terhubung ke internet. Waktu yang ditentukan untuk terhubung ke internet adalah tidak terbatas. Hal ini dilakukan agar setiap pengguna dapat mengeksplorasi source yang ada di internet kapan saja pada saat dibutuhkan
Kebutuhan Sekuriti
Dalam sistem jaringan komputer yang terdiri dari banyak pengguna, diperlukan sekuriti baik untuk hardware, software, maupun pengguna. Berikut ini akan dijelaskan mengenai kebutuhan sekuriti yang diperlukan dalam sistem jaringan.
Tipe Sekuriti
Beberapa tipe sekuriti yang digunakan untuk keamanan dalam sistem jaringan di suatu instansi adalah sebagai berikut:
Untuk layanan email dan web service menggunakan jenis sekuriti SSL.
Untuk setiap password yang digunakan menggunakan jenis sekuriti MD5.
Kebutuhan Pengaksesan Data dari Luar
Pengguna dalam sistem jaringan terdiri dari 2 (dua) yaitu yang bersifat internal dan eksternal. Pengguna internal adalah pengguna yang berada di dalam LAN suatu instansi. Sedangkan pengguna eksternal adalah pengguna yang berada diluar suatu instansi yang butuh untuk meng-update data yang ada di dalam sistem jaringan suatu instansi yang terkait tersebut.
Kebutuhan Autentikasi
Setiap komputer yang digunakan oleh setiap pengguna diberi otentifikasi yaitu berupa penamaan hardware dan pemberian IP Address. Hal ini dilakukan untuk mempermudah proses manajemen setiap perangkat yang ada serta menghindari kebebasan pengguna mengganti perangkat yang telah diberikan dengan perangkat pengguna lainnya.
Kebutuhan Keamanan Host
Untuk menjaga keamanan setiap komputer pengguna, maka sebelum menggunakan komputer pengguna harus login terlebih dahulu. Sehingga penggunaan setiap komputer teratur dan terkontrol serta tidak sesuka hati setiap pengguna. Dimana tanpa menggunakan account yang telah ditentukan untuk setiap komputer, pengguna tidak dapat menggunakan komputer tersebut.


Kebutuhan Manajemen
Kebutuhan manajemen yang diperlukan untuk memanajemen sistem jaringan di suatu instansi adalah sebagai berikut:
Configuration Management
Digunakan untuk layanan inventory dan topology, manajemen perubahan, penamaan dan pengalamatan, manajemen asset dan kabel, serta proses backup.


Performance Management
Untuk mengukur performansi manajemen suatu jaringan seperti throughput, utilization, error rate dan respon time.
Fault Management
Untuk menentukan permasalahan yang terjadi pada jaringan, mendiagnosis jaringan, melakukan backup, serta untuk perbaikan atau perbaikan ulang.
Accounting Management
Untuk mengetahui Track utilisation of network resources, Granting and removal of network access, serta Licensing & billing
Security Management
Dapat digunakan untuk mengontrol pengaksesan jaringan dan untuk keperluan auditing.


Kebutuhan Aplikasi
Aplikasi
Pada server sistem jaringan suatu instansi, perlu disediakan sebuah server khusus untuk server aplikasi yaitu web server. Aplikasi yang dipakai bersama oleh seluruh pengguna komputer di suatu instansi ditempatkan pada web server. Dengan demikian semua pengguna yang ingin menggunakan aplikasi tersebut dapat mengaksesnya dari PC masing-masing apabila sudah terhubung ke server. Jenis aplikasi yang ditempatkan pada web server tersebut adalah aplikasi berbasis web. Semua aplikasi ini dapat diakses dalam lingkungan LAN suatu instansi tersebut.
Protokol
Protokol dalam sebuah jaringan komputer adalah kumpulan peraturan yang mendefenisikan bagaimana cara informasi ditransmisikan melalui jaringan. Ada empat macam protokol jaringan, yaitu IPX/SPX, TCP/IP, UDP dan Apple Talk. Protokol yang digunakan untuk desain jaringan ini adalah protokol yang paling luas penggunaannya, yaitu protokol TCP/IP. Alasan pemilihan protokol ini adalah karena protokol ini merupakan protokol transportasi yang paling fleksibel dan dapat digunakan pada area yang luas.
Pengguna
Jumlah pengguna yang akan menggunakan aplikasi yang disediakan dan protokol yang ditentukan adalah ±100 pengguna.
Penggunaan Aplikasi
Aplikasi yang tersedia dalam sistem jaringan suatu instansi dapat digunakan setiap saat baik dari web internal maupun dari web eksternal. Hal ini dilakukan untuk mempermudah pengguna menggunakan aplikasi kapan saja dibutuhkan.


Karakteristik Trafik Jaringan
Karakteristik trafik jaringan yang baik menunjukkan sistem jaringan yang baik. Ciri karakteristik trafik jaringan yang baik adalah tidak pernah putus dan tidak terlalu tinggi karena hal ini menunjukkan trafik jaringan yang berat.
Karakteristik Trafik Load
Karakteristik traffic load jaringan yang baik adalah download lebih tinggi dari upload. Hal ini dianjurkan karena diasumsikan setiap pengguna internet lebih banyak men-download data daripada meng-upload data. Pada umumnya, perbandingan upload dan download adalah 1:3.
Tools
Tools yang digunakan untuk melakukan monitoring adalah PRTG (untuk sistem operasi windows, untuk sistem operasi linux dapat menggunakan MRTG). PRTG akan menghasilkan halaman HTML yang berisi gambar yang menyediakan visualisasi secara langsung mengenai keadaan trafik jaringan, dan dapat memonitor 50 atau lebih interface pada jaringan. Selain itu PRTG juga memungkinkan administrator jaringan untuk memonitor variabel SNMP sesuai dengan pilihannya.
Untuk dapat memonitor sebuah Router, Switch, server, workstation dan sebagainya, komponen yang harus ada yaitu agen SNMP. Pada jaringan LAN Kantor disuatu instansi, yang menjadi agen SNMP yaitu Switch, Router dan beberapa server. Pada perangkat-perangkat tersebut, jika belum memiliki agen SNMP sendiri, dapat diinstal SNMP v.3 sebagai agen SNMP-nya. Sedangkan pada perangkat yang berperan sebagai station yaitu server web, diinstal PRTG yang dapat melakukan pemantauan troughput, traffic uplink dan downlink, transmisi data dan kondisi server dengan mengumpulkan data-data mengenai hal-hal tersebut dari agen-agen SNMP yang terdapat pada jaringan LAN suatu instansi tersebut.


Kebutuhan Performansi
Performansi adalah salah satu unsur pokok yang perlu diperhatikan dalam sebuah sistem jaringan. Yang perlu diperhatikan dalam manajemen performasi adalah server, network, workstation, dan application.
Desain sistem untuk performasi yang lebih baik adalah sebagai berikut:
Lebih mengutamakan kecepatan CPU daripada kecepatan jaringan sehingga tidak menimbulkan efek kemacetan jaringan
Mengurangi jumlah paket untuk mengurangi overhead software.
Menambah jumlah bandwith untuk menghindari penundaan yang terlalu lama, meningkatkan kecepatan pemrosesan, serta mengurangi masalah kemacetan.
Untuk mengontrol timeout, jangan menset timeout terlalu lama atau terlalu cepat
Melakukan pencegahan lebih baik daripada perbaikan untuk menjaga kualitas yang baik baik hardware maupun software.
Response time
Sistem jaringan yang baik memiliki respon time yang cepat terhadap request ke suatu services di jaringan. Dimana setiap host yang mengakses jaringan dapat memperoleh services dari jaringan dengan cepat.
Accuracy
Keakuratan (accuracy) merupakan persentase dari penggunaan trafik yang secara benar di transmisikan pada sistem, yang berhubungan dengan trafik, termasuk error yang terjadi saat transmisi. Dalam hal ini keakuratan juga berhubungan dengan penggunaan aplikasi jaringan dan jaringan itu sendiri. Semakin banyak aplikasi jaringan yang digunakan maka akan semakin tinggi keakuratan dari trafik jaringan yang dibutuhkan agar tidak terjadi error saat transmisi data dari aplikasi jaringan tersebut.


Availability
Availability (ketersediaan) dalam jaringan merupakan jumlah waktu operasi jaringan yang tersedia, baik ketersediaan dari jumlah layanan kepada end user (pengguna) maupun kepada server. Jika delay pengiriman paket yang terjadi dalam suatu jaringan terlalu panjang walaupun waktu operasi dari jaringan dapat melayani, maka jaringan tetap saja secara virtual dikatakan tidak tersedia. Untuk performansi jaringan, ketersediaan (availabilty) layanan jaringan harus diperhatikan untuk menghindari gangguan dalam jaringan.
Penggunaan Jaringan Maksimum
Penggunaan jaringan maksimum merupakan persentase total kapasitas bandwidth dari segmen jaringan yang dapat digunakan sebelum suatu jaringan mengalami gangguan. Melakukan pembatasan pada penggunaan jaringan penting dilakukan untuk mencegah kerusakan atau gangguan pada jaringan, sehingga jaringan mengalami performansi yang baik.
Penggunaan maksimum jaringan dapat diukur dari hal-hal berikut:
Pengiriman paket yang ada (actual packets/sec) berbanding pengiriman paket maksimum ( vs max packets/sec)
Persentase dari penggunaan bandwidth yang ada berbanding jumlah bandwidth maksimum yang tersedia
Jumlah bandwidth nyata (Throughput) bps yang diterima berbanding dengan jumlah maksimum Throughput bps yang mungkin.
Throughput
Throughput adalah pengukuran dari kapasitas transmisi, yaitu jumlah dari data yang berhasil di transfer antar node per unit waktu (yang umumnya diukur berdasarkan detik). Throughput disebut juga bandwidth aktual yang terukur pada suatu ukuran waktu tertentu dalam suatu hari menggunakan rute internet yang spesifik ketika sedang men-download suatu file. Throughput dapat diukur dengan membandingkan keefektifan dari komputer yang sedang menjalankan program aplikasi yang banyak di-download dari internet.
Latency
Latency adalah waktu yang diperlukan untuk mentransmisikan sebuah frame hingga frame tersebut siap untuk ditransmisikan dari titik asal ke titik awal transmisi. Latency dapat mempengaruhi performansi suatu jaringan dalam hal transmisi data. Semakin tinggi latency proses pengiriman data akan semakin lambat, sebaliknya latency yang kecil akan mempercepat proses pengiriman data.

Rabu, 03 Februari 2010

Konfigurasi Hostpot TP-Link TL-WA601G


Langkah-langkah membuat hotspot menggunakan TP-LINK 108M Wireless Access Point TL-WA601G dengan router PC atau Laptop berbasis Windows XP, jaringan internet menggunakan USB modem wireless huawei E169.
1. Perlu anda ketahui bahwa produk TP-link tipe ini merupakan akses poin saja, jadi untuk bisa berfungsi sebagai hotspot internet anda membutuhkan sebuah router agar wireless client bisa terhubung dengan internet, ok.
2. Default seting untuk TP-link ini IP : 192.168.1.1 Username : admin Pasword : admin. Seandainya anda membeli TP-link ini bekas pakai, anda harus menanyakan IP, username, passwordnya kepada pemilik sebelumnya agar anda bisa seting ulang konfigurasinya. Atau anda mau repot sedikit dengan mereset ke default setingnya. Ternyata ga segampang yang anda pikirkan.
Caranya sebagai berikut:
· Langkah 1 Matikan alatnya (tarik kabel power jack dari unit)

· Langkah 2 Tekan tombol reset dengan menggunakan pin atau jarum, tahan dan hidupkan kembali unit dengan mencolokkan lagi kabel power jacknya, ingat tahan tombol resetnya selama 15 detik.

· Langkah 3 Lepas tombol reset dan biarkan unit reboot sendiri. Pastikan kabel power jangan dilepas lagi selama reboot, ok.

· Setelah reset alamat IP unit harus kembali ke default setingannya.

3. Pastikan IP komputer anda berada dalam range unit, seperti 192.168.1.X (X antara 2 – 253), subnet mask 255.255.255.0, default gateway 192.168.1.1 (alamat IP unit).
4. Hubungkan unit dengan komputer anda menggunakan kabel RJ-45.
5. Buka web browser anda, seperti internet explorer, mozilla firefox,atau opera.
6. Ketik 192.168.1.1 maka akan muncul windows TP-link username dan passwordnya. Isi dengan username: admin password : admin.
7. Ubah username dan passwordnya, jangan sampai ada orang lain yang tahu selain anda sebagai adminnya.
8. Konfigurasikan alamat IP unit sesuai keinginan anda, misal 192.168.170.2 dan jangan lupa pilih static ip. Default gateway isi dengan alamat IP komputer anda misal 192.168.170.1. Subnet mask 255.255.255.0 dan aktifkan DHCP dengan range IP 192.168.170.X (X antara 3-253). Setelah itu reboot unit.
9. Sekarang cara mengubah Laptop atau komputer anda menjadi router berbasis windows XP. Klik Start, pilih run, ketik regedit. Klik HKEY_LOCAL_MACHINE lanjut ke SYSTEM lanjut ke CurrentControlSet lanjut ke Services lanjut ke Tcpip lanjut ke Parameters. Ok, di sini anda akan menemukan IPEnableRouter. Ganti valuenya defaultnya 0 dengan 1. Setelah itu restrart komputer anda. Router PC siap digunakan.
10. Komputer anda punya dua fungsi, sebagai router dan server. Cara konfigurasi sebagai server : Klik start pilih Connect To lanjut ke Show all connection. Pojok kiri atas anda ada Network Task, pilih Set up a home or small office network akan muncul menu welcome to the network service wizard lanjut next sampai ke menu the wizard found disconnected network hardware. Centang dan lanjut ke next. Disini muncul menu Select a connection method. Pilih this computer connect directly to the internet. Lanjut pilih next muncul menu Select your internet connection. Pilih profil Huawei mobile connect – 3G modem. Lanjut next muncul menu Select your private connection, pilih Local area connection. Lanjut next muncul menu Computer description : Server and name : Nama anda. Lanjut next Workgroup name : MSHOME. Lanjut next pilih turn on file printer sharing.Lanjut next. Just finish the wizard. OK, selesai.
11. Seting ulang alamat IP komputer, misal 192.168.170.1, IP unit 192.168.170.2, isi default gateway sama dengan alamat IP Komputer, subnet 255.255.255.0. Restart komputer.
12. Biasanya wireless internet sering putus sinyalnya. Cara mengatasi biar bisa auto konek sebagai berikut : Klik Start pilih menu show all connection. Pilih misalkan anda menggunakan TelkomselFlash (huawei mobile connect 3G-modem). Lanjut pilih properties, pilih option. Pada menu dialing option, hilangkan centang pada menu prompt for phone number. Redial attempt isi 100 dan centang menu redial if line is dropped. Klik OK, Selesai.

Sekarang anda punya hotspot sendiri dirumah, klo mau jangkauannya jauh tinggal ganti antenanya. OK, selamat mencoba.

Senin, 01 Februari 2010

KD MATERI KONFIGURASI JARINGAN

style="font-family: 'Trebuchet MS',sans-serif;">


1. Merencanakan kebutuhan dan spesifikasi
- Menjelaskan pengertianWAN, MAN, Internet, router,routing table, routing protocol.- Mengidentifikasi jenis-jenis media jaringan untuk WAN
- Menguraikan jenis-jenis routing protocol
- Menjelaskan konsep dasar manageable switch dan dedicated router
- Menguraikan konsep dasar Wireless media
- Menjelaskan konsep pembagian segmen dan dynamic routing table

2.Menginstalasi Wide Area Network
- Menguraikan jenis-jenis perangkat WAN
- Menjelaskan jenis-jenis koneksi WAN
v
3.Mengatur perangkatmenggunakan software(melalui setup BIOS dan ROUTER serta aktifasikomponen melalui sistem operasi)
- Menginstall router dan mengatur IP- Menjelaskan prinsip baud rate pada pengaturan jaringan


4.Menyambung/ memasang perangkat (secara fisik dan logikal) dan setting perangkat menggunakan software
- Menjelaskan spektrum frekwensi dan fungsinya pada standard waveLAN
- Menjelaskan prinsip kerja kabel serat optik ber-dasar kepada prinsip cermin danpembiasan cahaya5.Menguji Wide Area Network
- Menjelaskan jenis-jenis alat ukur media jaringanMenjelaskan cara pengu-jian
-WAN melalui sistem operasi atau melalui aplikasi tertentu